10 Jurus Melangsingkan Tubuh untuk Ibu Menyusui

by joe han
0 comment

Setelah melahirkan, sebagian ibu menyusui ada yang berkeinginan melakukan diet untuk melangsingkan tubuh. Namun, seringkali ibu memaksakan diri untuk menurunkan berat badan hingga mengganggu proses menyusui.

Menurut ahli gizi Winda Ekayanti, M.Nut&Diet, APD dari University of Sydney, Australia, ibu menyusui boleh melakukan diet untuk melangsingkan tubuhnya. Namun, diet yang dimaksud adalah diet sehat ya, Bunda. Artinya enggak boleh sembarangan, baik itu dengan obat-obatan atau malah membatasi makanan.

Jurus Melangsingkan Tubuh untuk Ibu Menyusui :

1. Perhatikan asupan makanan

Ibu menyusui masih membutuhkan energi lebih untuk produksi air susu ibu (ASI). Untuk itu, asupan makannya harus diperhatikan, terutama pada ibu yang ingin melangsingkan tubuh.

Sebenarnya, dengan membatasi asupan makan saja, Bunda bisa menurunkan berat badan. Ini terjadi karena ASI diproduksi menggunakan lemak dari asupan makanan ibu.

“Dengan menyusui eksklusif, ibu bisa menurunkan berat badan sendiri, karena asupan lemak di tubuh dipakai untuk produksi ASI,” ujar Winda.

2. Jenis makanan yang dikonsumsi

Ibu menyusui sebaiknya memilih jenis makanan yang sehat untuk melangsingkan tubuh. Konsep paling penting bukan diet ketat, tapi mengontrol dan melihat jenis makanan yang baik untuk ibu dan ASI-nya.

Ibu yang memilih jenis makanan yang tepat tak perlu lagi mengonsumsi obat pelangsing tubuh. Jenis makanan sehat untuk dikonsumsi sehari-hari bisa didapatkan dengan mudah kok, Bunda.

“Porsi makan harus lengkap, ada sumber karbohidrat kompleks, sayur, buah-buahan, dan protein. Misalnya, makanan sumber protein yang bagus, seperti ikan, daging, ayam, dan kacang-kacangan. Selain itu, banyak sayur hijau mengandung vitamin dan asam folat,” kata Winda.

3. Jadwal makan

Jadwal makan ibu menyusui juga harus teratur ya. Jadwal meliputi, tiga kali makan besar (pagi, siang, malam) dan maksimal tiga kali makan camilan.

Kalori satu kali makan besar sekitar 350 sampai 500 kalori. Semantara, satu kali makan camilan sekitar 150 kalori.

Bagi Bunda yang ingin melangsingkan tubuh, jadwal makan tanpa camilan sudah termasuk mengontrol asupan makan. Artinya, dengan tiga kali makan besar tanpa camilan, berat badan ibu bisa turun dengan sendirinya.

4. Jenis makanan camilan

Kalori yang dibutuhkan dalam satu kali makan camilan adalah sekitar 150 kalori. Pilihlah camilan yang mengandung serat tinggi, seperti buah-buahan atau sayuran rebus.

Bunda bisa makan wortel, labu, dan ubi rebus sebagai menu camilan. Hindari makanan yang banyak diproses, misalnya gorengan.

“Pilih yang lebih natural, tinggi serat, rendah gula dan lemak, ini lebih bagus,” ucap Winda.

5. Makanan yang dihindari

Makanan tidak sehat harus dihindari jika ibu menyusui ingin melangsingkan tubuh ya. Hindari konsumsi alkohol, kafein, makanan yang diproses seperti makanan kaleng dan instan (mi instan).

Lebih baik jangan konsumsi jenis makanan tersebut karena tidak baik untuk kesehatan ibu dan kualitas ASI. Makanan yang instan biasanya banyak mengandung lemak, garam. Secara kalori tinggi, tapi isi nutrisinya tidak ada.

6. Konsumsi air putih

Asupan rata air putih ibu menyusui, yaitu 2,1 sampai 2,5 liter sehari. Namun, konsumsi ini bisa menyesuaikan keadaan, misalnya ibu boleh minum air putih lebih banyak saat cuaca panas.

Konsumsi air putih bisa mencegah dehidrasi, Bunda. Selain itu, air putih berfungsi sebagai pelarut zat-zat nutrisi dan gizi untuk bisa dialirkan ke seluruh tubuh.

7. Olahraga

Olahraga juga bisa membantu melangsingkan tubuh ibu menyusui ya. Winda menyarankan, ibu menyusui bisa menyempatkan diri berolahraga minimal 30 menit sehari.

Jenis olahraga juga enggak boleh sembarangan. Sebaiknya Bunda melakukan olahraga dengan intensitas sedang atau moderate.

8. Istirahat yang cukup

Istirahat cukup dibutuhkan pada semua ibu menyusui. Beberapa ibu menyusui mungkin kesulitan mencari waktu istirahat atau tidur.

Ingat ya, Bunda. Kualitas tidur dan istirahat seseorang bisa memengaruhi proses penurunan berat badannya.

9. Konsumsi multivitamin jika dibutuhkan

Minum suplemen multivitamin diperbolehkan selama menyusui. Namun, ini tidak 100 persen menggantikan vitamin dari asupan sayur dan buah-buahan.

Bukan berarti karena tidak suka makan sayur dan buah, Bunda diperbolehkan hanya minum suplemen multivitamin. Sayur dan buah-buahan tetap dimasukkan ke porsi makan setiap hari.

Porsi makan ibu menyusui memang harus lengkap, ada sumber karbohidrat, sayur, buah-buahan, dan protein. Nah, suplemen multivitamin bisa ditambahkan jika kandungan vitamin dari porsi makan kurang.

10. Konsultasi ke ahli gizi

Jangan mencoba program diet sembarangan saat menyusui. Diet yang salah bisa membahayakan bayi yang disusui, seperti meningkatkan risiko malnutrisi, bayi mudah sakit, atau bayi tidak mendapatkan nutrisi cukup dari ASI-nya.

SumberĀ  : https://www.haibunda.com/menyusui/20201113130257-54-173337/10-jurus-melangsingkan-tubuh-untuk-ibu-menyusui/

You may also like

Leave a Comment