Air Purifier, Bisakah Meningkatkan Kesehatan Paru-paru dan Jantung?

by joe han
0 comment

KOMPAS.com – Di tengah pandemi Covid-19, alat air purifier jamak terdengar. Alat ini dijadikan andalan untuk mendapatkan udara sehat di dalam rumah. Dilansir Hello Sehat, Berdasarkan penelitian dari lembaga pemerhati lingkungan Environmental Protection Agency (EPA), polusi udara merupakan satu dari lima penyebab buruknya kondisi udara yang dapat berakibat pada menurunnya tingkat kesehatan Anda. Air purifier atau pemurni udara bisa dijadikan pilihan untuk Anda yang tinggal di lingkungan dengan kualitas udara yang buruk. Bagi Anda yang memiliki anggota keluarga yang perokok, manfaat air purifier ini bisa saja membantu Anda meminimalisir bau serta asap rokok yang ada dalam ruangan. Bahkan tak hanya menetraslisir bau atau asap, air purifier juga terkadang mampu membunuh virus atau bakteri yang menyebar melalui udara.

Air purifier berbeda dengan air conditioner (AC), walaupun saat ini ada juga air conditioner (AC) yang memiliki air purifier dalam sistemnya. Air purifier bisa dikatakan sebagai teknologi yang tepat untuk mendapatkan udara sehat di dalam ruangan. Apakah bermanfaat untuk kesehatan jantung dan paru-paru? Memasang air purifier mungkin membantu Anda bernapas lebih baik, tapi apakah ini dapat meningkatkan kesehatan jantung? Dilansir Health Cleve and Clinic, Kamis (29/10/2020), menurut ahli paru Rachel Taliercio, air purifier mungkin bisa meningkatkan kesehatan paru dan jantung.

Polusi udara dapat menyebabkan atau memperburuk gejala pernapasan seperti kesulitan bernapas, batuk, gangguan pada saluran napas bagian atas, dan menyebabkan penyakit jantung, “Racun di udara adalah iritan,” kata Talierco. Untuk diketahui, iritan adalah reaksi kimia yang dapat menimbulkan kerusakan, peradangan, atau sensitisasi bila kontak dengan permukaan tubuh yang lembab seperti kulit, mata, dan pernapasan. “Mereka memiliki komposisi kimiawi yang menyebabkan perubahan kimiawi darah dan pada gilirannya menyebabkan efek kesehatan yang merugikan,” imbuh dia.

Sebagai contoh, sebuah penelitian menemukan hubungan antara polusi partikulat udara dan penyebab arteri karotis, suatu kondisi yang menyebabkan stroke. Studi lain menyebut polusi sebagai salah satu faktor risiko terpenting untuk penyakit kronis. “Sejauh Anda dapat menghilangkan beberapa partikel (udara kotor) tersebut di udara dan mengurangi paparannya, Anda akan mengurangi efeknya pada kesehatan,” ujarnya.

Bagaimana air purifier meningkatkan kesehatan?

Talierco berkata, banyak manfaat potensial dari air purifier untuk kesehatan paru-paru, terutama untuk mereka yang memiliki asma. “Dengan menyaring partikel halus, pembersih membantu membersihkan udara yang Anda hirup dan mengurangi efek buruk polusi,” ujar Talierco. “Pembersih udara terbukti mengubah kimiawi dalam darah sehingga bermanfaat bagi kesehatan jantung.” Beberapa penelitian menunjukkan peningkatan tekanan darah dan detak jantung setelah menggunakan air purifier.

Misalnya, studi skala kecil terhadap 35 mahasiswa China menemukan bahwa perangkat tersebut meningkatkan kualitas udara, mengurangi tingkat materi partikulat halus sebesar 57 persen. Peningkatan dilaporkan pada tingkat tekanan darah dan fungsi paru-peru di antara siswa. Studi lain menemukan bahwa filter udara dalam ruangan meningkatkan kesehatan pernapasan bagi mereka yang menderita asma.

Namun, dokter tidak memiliki data jangka panjang yang menunjukkan air purifier dapat mengurangi risiko stroke, serangan jantung, atau tingkat kematian. “Ini semua adalah titik akhir yang melihat perubahan kimiawi darah yang dapat dipantau, dan mungkin akan bermanfaat bagi jantung,” katanya. “Tapi studi seperti itu belum dilakukan.”

Manfaat air purifier

Karena air purifier cukup mahal, penting untuk bekerja sama dengan dokter untuk mempertimbangkan siapa yang paling mungkin mendapat manfaat dari alat tersebut. Pengguna air purifier kemungkinan besar akan memperoleh manfaat kesehatan di daerah dengan polusi udara terbesar, dan itu bisa berarti mereka yang tinggal di kota dengan kualitas udara buruk atau di dekat sumber utama polusi.

“Manfaat juga mungkin lebih tinggi pada anak kecil, orang tua dan orang dengan penyakit jantung dan atau paru-paru,” kata Dr. Taliercio. Secara khusus, perangkat ini dapat membantu orang yang sudah memiliki penyakit yang memengaruhi paru-paru seperti asma, fibrosis kistik, dan kondisi sistem kekebalan. Jika Anda kesulitan melawan infeksi, membeli pembersih udara mungkin bermanfaat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Air Purifier, Bisakah Meningkatkan Kesehatan Paru-paru dan Jantung?”, Klik untuk baca: https://www.kompas.com/sains/read/2020/11/02/090500823/air-purifier-bisakah-meningkatkan-kesehatan-paru-paru-dan-jantung?page=all#page2.
Penulis : Gloria Setyvani Putri
Editor : Gloria Setyvani Putri

You may also like

Leave a Comment