Ciri-Ciri Anak Autis yang Wajib Anda Ketahui

by joe han
0 comment

Anak autis membutuhkan perawatan khusus dan berbeda dengan anak pada umunya. Lantas apa saja ciri-ciri anak autis dan apakah penyebabnya?

Autism spectrum disorder atau autis adalah sebuah syndrome yang mana ia menyerang tumbuh kembang anak. ciri-ciri anak autis bisanya ditandai dengan kesulitan berkomunikasi serta kemampuan sosialisasinya terganngu.

Penyebab autis hingga saat ini belum dapat diketahui dengan pasti. Akan tetapi ia dapat menjadi mungkin terjadi oleh faktor gaya hidup, lingkungan, genetic bahkan asap rokok.

Untuk lebih jelasnya berikut ini beberapa ciri anak autis dan cara mendiagnosisnya.

Ciri-ciri Anak Autis Secara Umum

Menurut para ahli, autis memiliki ciri atau gejala yang berbeda pada tiap anak. Tapi secara umum, autis memperlihatkan ciri sepertui berikut ini.

Anak dengan Kesulitan Komunikasi

Ciri anak autis dapat dilihat dari cara ia bekomunikasi. Kesulitan berbicara adalah tanda paling terlihat dari anak autis. Tak hanya itu, para penderita autis biasanya akan lambat dalam menangkap maksud dari sebuah isyarat. Seperti isyarat melambai maupun menunjuk.  

Kesulitan dalam Bersosialisasi

Jika Anda sadari, anak autis lebih terlihat senang menyendiri dan asyik dengan apa yang ia sukai. Ini dikarenakan ia merasa kesulitan dalam hal sosialisasi. Ia tak jarang juga kurang peka atau responsife terhadap apa yang terjadi di sekitarnya.

Mempunyai Gangguan Perilaku

Selain dua ciri diatas, anak autis rupanya juga memiliki ciri lain yaitu gangguan perilaku yang biasanya berupa:

  • Kesulitan tidur
  • Fokus dan hanya menyukai satu objek tertentu
  • Mudah marah dan menangis namun juga mudah tertawa tanpa alasan.
  • Melakukan gerakan yang sama dan berulang
  • Cenderung menyakiti dirinya sendiri
  • Bahasa tubuh cenderung kaku
  • Tidak dapat memulai sebuah percakapan dengan orang lain
  • Kerap menghindari kontak mata
  • Nada bicara terdengan datar
  • Sulit memahami perintah meskipun hanya sederhana

Memiliki Ciri Fisik yang Berbeda dengan Anak pada Umumnya

Ciri fisik anak autis dapat dilihat dari jarak matanya yang terlihat lebih lebar. Ia biasanya memiliki jarak antara bibir dan hidung yang lebar. Selain itu, anak autis juga memiliki bagian wajah yang lebih sempit khususnya pada area hidung dan pipi.

Faktor yang Menyebabkan Anak Menderita Autis

Hingga saat ini, penyebab autis pada anak memang belum dikatahui, namun ada beberapa faktor penyebabnya antara lain:

  • Usia Ibu ketika Mengandung

Usia ibu ketika mengandung menjadi salah satu faktor anak terlahir autis. Terutama untuk ibu yang mengandung diatas usia 40 tahun keatas. Hamil pada usia kepala empat 75% berpotensi melahirkan anak autis ketimbang wanita yang melahirkan di usia 25 tahun.

  • Anak terlahir kembar

Anak yang lahir kembar identik kabarnya akan mengalami syndrome autism. Fakta juga menyebutkan bahwa anak kembar identik memiliki potensi hingga 30 persen mengalami syndrome autism. Selain itu, anak laki-laki juga memiliki peluang untuk terlahir dalam kondisi autis.

  • Faktor Genetik

Fakta membuktikan bahwa orang tua yang memiliki anak dengan syndrome autism akan kembali memiliki anak autis di kehamilan selanjutnya. Selain itu, autis rupanya juga dapat dipicu oleh berbagaim faktor antara lain sindrom Rett, lumpuh otak, sindrom down dan distrofi otot.

Memastikan anak dengan gangguan autis

Tak hanya bebrapa ciri di atas, autis rupanya juga ditandai dengan masalah lain seperti kecemasan, pendengaran hingga depresi. Untuk itu, anak dengan gangguan demikian akan lebih baik jika segera dibawa ke dokter spesialis anak.

Penanganan anak autis ini biasanya dengan mendiagnosa awal dengan cara mengevaluasi tumbuh kembang anak. meliputi kemampuan berbicara, belajar, perilaku dan masalah pergerakan pada anak.

Autism sendiri hingga kini belum diketahui baik dari penyebab maupun obatnya. Namun biasanya dokter akan menyarankan untuk dilakukan sebuah terapi yang dapat meningkatkan kemampuan motorik anak autis.

Jenis terapi anak autis ini biasanya sudah di rekomendasikan oleh dokter sesuai dengan kesehatan sang anak. untuk tujuannya sendiri adalah semata-mata agar dapat membantu perkembangan anak autis sehingga ia dapat mandiri tanpa tergantung pada orang lain.

Anak autis mungkin terlihat berbeda dengan anak pada umumnya. Akan tetapi dengan penanganan khusus ia dapat berprestasi layaknya anak normal pada umumnya. Ciri-ciri anak autis juga akan lebih baik diketahui sejak dini untuk mempersiapkan proses tumbuh kembangnya di masa depan.

Sumber:

https://www.alodokter.com/mengenali-ciri-ciri-anak-autis-sejak-dini

https://www.halodoc.com/artikel/ibu-harus-tahu-inilah-ciri-autisme-pada-balita-0-3-tahun

https://health.detik.com/ibu-dan-anak/d-1749789/ciri-fisik-anak-autis-terletak-di-mata-dan-bibir

You may also like

Leave a Comment