Daftar Makanan untuk Atasi Kekurangan Sel Darah Putih

by Wijanto T
0 comment

Sel darah putih adalah komponen penting dalam sistem imun manusia. Ketika jumlahnya terlalu rendah, Anda pun lebih rentan terserang infeksi. Terdapat berbagai macam cara untuk meningkatkan leukosit, salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan tertentu. Apa saja makanan yang bisa menjadi penambah sel darah putih? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Apa saja makanan penambah sel darah putih?

Neutropenia dan leukopenia adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada keadaan ketika jumlah sel darah putih (leukosit) terlalu rendah dalam darah.

Sel darah putih yang rendah biasanya paling rentan dialami oleh orang yang sedang melakukan pengobatan kanker (kemoterapi) dan memiliki sistem imun yang lemah akibat penyakit tertentu.

Anda perlu mengubah gaya hidup Anda jika mengalami kekurangan sel darah putih. Salah satunya adalah mengonsumsi makanan penambah sel darah putih.

Berikut makanan penambah sel darah putih yang dapat Anda pertimbangkan.

mencegah herpes

1. Daging matang

Daging merupakan salah satu makanan penambah sel darah putih yang ampuh. Untuk memastikan manfaatnya untuk menambah sel darah putih, pastikan semua daging atau ikan harus dimasak secara menyeluruh. Bila perlu, gunakanlah termometer makanan untuk memastikan bahwa daging yang dimasak mencapai suhu yang tepat.

2. Tahu

Jika tahu dalam keadaan dingin, potonglah tahu seukuran dadu dan rebuslah lima menit dalam air sebelum tahu akan dimasak dengan bahan makanan lainnya. Proses memasak seperti ini tidak diperlukan jika tahu menggunakan kemasan antiseptik seperti tahu jenis Mori-Nu silken.

3. Olahan kacang

Pilihlah kacang yang segelnya divakum, atau selai kacang. Kacang panggang kalengan, kacang yang dikupas dan dipanggang juga termasuk makanan penambah sel darah putih.

4. Telur

Masaklah telur hingga matang, sampai bagian putihnya padat dan tidak berair. Anda juga dianjurkan untuk telur yang dipasteurisasi.

5. Olahan susu

Konsumsilah susu dan olahan susu seperti susu, yoghurt, dan produk susu lainnya yang sudah dipasteurisasi. Anda juga bisa mengonsumsi berbagai jenis keju, seperti cheddar, mozarella, dan parmesan sebagai makanan penambah sel darah putih.

6. Sumber karbohidrat

Roti, bagel, muffin, sereal, kerupuk, mi, pasta, kentang dan nasi merupakan makanan yang aman untuk  dikonsumsi selagi dikemas dalam kemasan yang bersih dan dimasak sampai matang.

7. Sayur dan buah

Sayuran mentah, buah-buahan, dan rempah segar juga termasuk makanan yang bisa Anda makan untuk meningkatkan jumlah leukosit dalam darah. Pastikan Anda sudah mencucinya di bawah air mengalir hingga bersih.

Makanan yang harus dihindari saat sel darah putih rendah

susu, buah-buahan, dan sayuran sebagai pilihan makanan sehat untuk ibu hamil

Berikut ini beberapa makanan yang tidak dianjurkan bagi Anda yang ingin meningkatkan leukosit:

  • Produk susu yang belum dipasteurisasi. Semua produk susu yang belum dipasteurisasi, termasuk yogurt, keju, es krim, dan lain sebagainya.
  • Hindari jenis sereal, biji-bjian atau makanan lainnya yang dijual dalam bentuk makanan mentah.
  • Makanan mentah atau yang dimasak sebentar seperti ikan, kerang, daging asap, sushi dan sashimi.
  • Makan kacang mentah. Makan telur mentah atau telur yang dimasak tidak sampai padat (bagian putih masih lembut atau tidak mengeras).
  • Makanan yang mungkin mengandung telur mentah seperti caesar salad dressing, adonan kue mentah, saus hollandaise, dan mayonaise buatan sendiri.
  • Hindari makan sayuran mentah, seperti kecambah, lobak, brokoli atau tauge mentah.
  • Hindari teh yang dijemur. Teh harus dimasak dengan air yang mendidih dengan menggunakan standard kantong teh yang harus digunakan.
  • Hindari mengonsumsi minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan minuman bersoda.
  • Madu mentah atau sarang lebah. Pilihlah madu grade A yang akan siap dijual atau  madu dapat dipanaskan terlebih dahulu.
  • Minum air keran yang tidak jelas kebersihannya.

Meski demikia, dikutip dari Academy of Nutrition and Dietetics, sebenarnya tidak ada makanan khusus yang benar-benar terbukti terbukti meningkatkan produksi sel darah putih. Apabila kekurangan sel darah putih, hal terpenting yang perlu Anda perhatikan adalah menjalani pola hidup bersih dan sehat, sepert mencuci tangan dan keamanan makanan yang baik.

Memorial Sloan Kettering Cancer Center menyebutkan prinsip dasar diet ini:

  • Mementingkan keamanan makanan yang benar dan menghindari makanan yang lebih mungkin membuat Anda terpapar kuman atau bakteri.
  • Orang yang pernah menjalani transplantasi sumsum tulang perlu menghindari makanan yang dibeli dari restoran atau tempat lain selama 100 hari.

Saat sel darah putih rendah, Anda mungkin akan lebih rentan mengalami infeksi. Itu sebabnya, memastikan prinsip dasar pola makan di atas dapat membantu Anda menurunkan risiko terpapar infeksi yang bisa memperburuk kondisi Anda keseluruhan.

Apa pilihan pengobatan untuk meningkatkan sel darah putih (leukosit)?

Selain mengubah gaya hidup dengan mengonsumsi makanan penambah sel darah putih, Anda juga bisa mengatasi kekurangan leukosit dengan cara medis.

Berikut adalah pilihan pengobatan yang mungkin disarankan dokter untuk mengatasi kekurangan sel darah putih:

1. Obat-obatan

Terdapat beberapa obat yang bisa digunakan untuk mengatasi kekurangan sel darah putih. Obat-obatan berikut ini juga dapat menurunkan risiko terjadinya infeksi dalam tubuh Anda, seperti:

Faktor perangsang koloni

Faktor perangsang koloni adalah obat khusus yang disebut faktor pertumbuhan. Obat-obatan ini meningkatkan leukosit dengan cara merangsang atau membantu sumsum tulang untuk membuat sel darah putih, sel darah merah, dan trombosit.

Jenis faktor pertumbuhan merangsang sumsum tulang untuk membuat berbagai jenis sel darah. Berikut penjelasannya.

  • Faktor stimulasi koloni granulosit (G-CSF), seperti filgrastim dan pegfilgrastim, dapat merangsang sumsum tulang untuk membuat granulosit.
  • Faktor stimulasi granulosit-makrofag, seperti sargramostim, dapat merangsang sumsum tulang untuk membuat granulosit dan makrofag.

Antibiotik

Ketika jumlah leukosit rendah, Anda mungkin akan mengalami demam sebagai respons tubuh dalam melawan infeksi. Dalam kondisi ini, cara dokter untuk meningkatkan leukosit adalah dengan memberikan antibiotik untuk melawan infeksi.

Dokter akan merekomendasikan obat sesuai dengan kuman yang menyebabkan infeksi. Obat-obatan tersebut termasuk antivirus, antibakteri, atau antijamur yang diberikan melalui mulut (oral) atau intravena (infus).

2. Perawatan di rumah sakit

periksa ke dokter

Beberapa orang mungkin harus dirawat di rumah sakit jika jumlah neutrofil (salah satu jenis sel darah putih) mereka terlalu rendah. Durasi rawat inap tergantung pada kondisi Anda.

Dikutip dari jurnal yang dipublikasikan di US National Library of Medicine, sebagian besar pasien dapat keluar rumah sakit dengan aman ketika jumlah neutrofil mereka lebih besar dari 500/mcL darah.

3. Menunda kemoterapi

Jika jumlah sel darah putih terlalu rendah, dokter mungkin akan menyarankan Anda menunda kemoterapi. Dokter juga bisa mengurangi dosis obat kemoterapi untuk mengurangi efek samping yang berkaitan dengan penurunan sel darah putih.

Sementara itu, Anda bisa tetap mengonsumsi makanan penambah sel darah putih untuk mengurangi gejala yang tidak nyaman.

4. Transplantasi sumsum tulang

transplantasi sumsum tulang belakang

Dalam beberapa kasus, transplantasi sumsum tulang adalah cara yang direkomendasikan dokter untuk meningkatkan leukosit. Transplantasi sumsum tulang adalah prosedur yang dilakukan dengan cara mengganti sumsum tulang yang rusak dengan sumsum tulang yang sehat.

Transplantasi mungkin menggunakan sumsum pasien sendiri yang telah diangkat dan dirawat atau menggunakan sumsum dari donor. Biasanya, pendonor sumsum tulang yang sehat berasal dari saudara kandung pasien.

 

Sumber : https://hellosehat.com/kelainan-darah/sel-darah-putih/makanan-penambah-sel-darah-putih/

 

You may also like

Leave a Comment