Kenapa Kita Butuh Makanan Berserat? Ini 5 Alasan Ilmiahnya

by joe han
0 comment

Apakah kamu suka dan rutin mengonsumsi makanan berserat seperti sayur, buah, dan kacang-kacangan? Jika ya, bagus! Pasti kamu memiliki tubuh yang sehat dan pencernaan yang baik. Tapi kalau belum, mungkin artikel ini bisa membantumu menyadari kenapa kamu harus mulai mengonsumsi lebih banyak serat.

Kamu pasti sering mendengar bahwa makanan berserat bermanfaat untuk membuat pencernaan kita lancar dan terhindar dari konstipasi atau sembelit. Tapi apakah hanya itu? Apa lagi manfaat lain dari serat? Ini dia 5 penjelasan ilmiahnya yang akan membuat kamu sadar betapa pentingnya serat bagi tubuh kita.

1. Serat adalah makanan bakteri baik di usus besar

Pertama, mari jawab dulu pertanyaan ini: Serat itu sebenarnya apa sih? Ada banyak macam serat, tapi yang akan kita bahas adalah serat pangan atau serat diet, yaitu serat yang bisa dimakan. Sederhananya, serat pangan adalah bagian tumbuhan yang terdapat dalam makanan namun tidak bisa dicerna manusia.

Ya, manusia bisa mencerna protein, karbohidrat, dan lemak dari makanan, tapi manusia gak bisa mencerna serat. Artinya ketika dimakan, serat akan lewat begitu saja dari lambung dan usus halus kita tanpa efek apa-apa bagi tubuh. Loh, kalau gak ada efeknya terus buat apa kita makan?

Jawabannya adalah karena serat itu memang bukan makanan kita, tapi makanan bakteri baik yang hidup di usus besar kita. Sama seperti makhluk hidup lain, bakteri juga butuh makan dong. Nah, serat itulah yang menjadi makanan mereka. Kita memang gak bisa mencerna serat, tapi bakteri-bakteri tersebut bisa.

Kenapa mereka harus diberi makan? Karena bakteri-bakteri tersebut bermanfaat bagi kita. Mereka memproduksi beberapa jenis asam lemak yang berguna bagi kesehatan usus besar. Usus besar kita pun jadi sehat dan bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Jadi, jangan lupa kasih makan bakteri yang hidup di usus besarmu ya.

2. Membantu menurunkan berat badan

Kamu yang mengalami kelebihan berat badan pasti pernah mendapat saran untuk lebih banyak makan buah dan sayur supaya bisa menurunkan berat badan. Itu bukan nasihat kosong lho, karena secara ilmiah memang makanan berserat bisa membantu kamu diet. Kenapa?

Pertama adalah karena makanan berserat biasanya mengandung sedikit kalori. Artinya, makan buah dan sayur dalam jumlah banyak sekalipun gak masalah, karena gak akan membuat berat badanmu bertambah. Tapi tentu gak sembarangan buah ya. Durian misalnya, meskipun buah tapi kalorinya cukup banyak lho.

Kedua, beberapa jenis serat bisa menyerap air. Akibatnya adalah ketika masuk ke dalam perutmu, serat ini akan menyerap air dan mengembang, membuat perutmu terasa penuh. Kamu pun jadi merasa lebih cepat kenyang, sehingga gak makan berlebihan deh.

3. Mencegah diabetes

Kamu mungkin tahu bahwa dalam darah kita terdapat kandungan gula yang disebut gula darah. Gula dalam darah ini digunakan langsung oleh otot sebagai sumber energi untuk beraktivitas. Tapi gula darah tidak boleh mendadak mengalami kenaikan terlalu tinggi karena bisa mengacaukan kerja hormon insulin, dan akhirnya menyebabkan diabetes.

Makan makanan yang mengandung gula atau karbohidrat sederhana seperti misalnya nasi putih atau makanan dari tepung bisa membuat kadar gula darah kita melonjak terlalu tinggi secara tiba-tiba hingga membahayakan. Celakanya, nasi putih dan olahan dari tepung adalah makanan sehari-hari kita bukan?

Nah, serat bisa membantu mengurangi risiko itu. Serat membuat penyerapan karbohidrat di usus halus menjadi lebih lambat. Sehingga, kadar gula darah kita gak akan langsung melonjak tinggi, tapi perlahan-lahan. Jadi kalau mau terhindar dari diabetes, banyak makan makanan berserat ya.

4. Mengurangi kadar kolesterol

Manfaat lain dari serat adalah mengurangi kadar kolesterol. Kamu tentu tahu bahwa kadar kolesterol yang terlalu tinggi bisa menyebabkan aliran darah tersumbat, yang bisa berujung pada sakit jantung, stroke, dan gagal ginjal.

Serat bisa membantu mengurangi kadar kolesterol. Hal itu diketahui dari hasil sejumlah studi dimana mengonsumsi 2-10 gram serat setiap hari terbukti mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Senada dengan itu, sebuah studi juga mengungkap bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak serat punya resiko lebih kecil terkena serangan jantung.

5. Mencegah konstipasi

Untuk yang satu ini kemungkinan besar kamu sudah tahu. Makanan berserat bisa membuat proses buang air besar jadi lebih lancar, sehingga kita terhindar dari konstipasi atau sembelit. Tapi rupanya ada pengecualian lho.

Ada banyak jenis serat pangan, dan beberapa di antaranya justru malah bisa meningkatkan risiko sembelit. Contohnya adalah serat yang terdapat dalam buah salak. Makan terlalu banyak salak malah bisa menyebabkan sembelit karena jenis seratnya tidak menyerap air. Akibatnya feses pun menjadi kering dan susah dikeluarkan.

Sebaliknya, serat yang terdapat dalam buah seperti pepaya adalah jenis serat yang menyerap air, sehingga feses akan menjadi lebih mudah dikeluarkan. Jadi pilih-pilih jenis serat juga perlu. Jangan terlalu banyak mengonsumsi serat yang justru bisa merugikan tubuh.

Nah, itulah 5 alasan ilmiah kenapa tubuh kita butuh makanan berserat. Jadi gimana, masih malas makan sayur dan buah?

Sumber : https://www.idntimes.com/health/fitness/peter-eduard/alasan-ilmiah-manusia-butuh-makanan-berserat-exp-c1c2/5

You may also like

Leave a Comment