Makan Sebelum Olahraga atau Sesudah, Mana Lebih Efektif?

by joe han
0 comment

Banyak orang masih bingung soal lebih baik makan sebelum olahraga atau sesudah? Ternyata jawabannya tergantung tujuan olahragamu!

Asupan nutrisi sangat penting untuk mendukung hasil olahraga yang efektif. Nutrisi berperan mulai dari membantu kinerja tubuh saat berolahraga hingga pemulihan energi setelah berolahraga.

Namun waktu yang tepat untuk makan sering kali membingungkan. Salah-salah, hasil olahraga yang telah dilakukan tidak akan efektif dan hanya meninggalkan rasa lelah.

Untuk mempertimbangkan waktu makan yang tepat dan menunjang efektivitas hasil olahraga, kamu harus memperhatikan jenis olahraga yang dipilih dan hasil yang diinginkan.

Kebutuhan nutrisi dan tingkat kemampuan saat berolahraga perlu jadi pertimbangan. Untuk diingat, kebutuhan nutrisi orang biasa dengan atlet pun tentu sangat berbeda.

Melalui laman Independent.co.uk (24/11), pakar kesehatan Justin Roberts memberikan tips seputar makan sebelum olahraga atau sesudah?

Ternyata masing-masing punya efek dan bisa disesuaikan dengan tujuanmu. Berikut informasinya:

1. Sebelum Olahraga

Saat berolahraga, tubuh memerlukan energi yang cukup banyak. Energi ini dihasilkan lewat makanan yang dikonsumsi dan disimpan tubuh seseorang. Seperti karbohidrat pada liver dan otot atau energi lainnya yang dihasilkan dari cadangan lemak.

Penelitian menunjukkan bahwa karbohidrat sangat penting untuk memenuhi simpanan glikogen yang akan terpakai saat olahraga dalam waktu lama atau ketika melakukan olahraga yang cukup berat.

Maka untuk memulai olahraga yang seperti itu, ada baiknya mengonsumsi karbohidrat. Mengonsumsi nasi, pasta atau mie pada 3 sampai 4 jam sebelum olahraga akan membantu membentuk energi yang cukup untuk olahraga.

Bukti lain mengungkap jenis karbohidrat dapat membantu meningkatkan metabolisme saat berolahraga. Makanan dengan glikemik rendah dapat memberikan energi yang lebih banyak dan bermanfaat selama kegiatan olahraga.

Selain memberikan energi yang diperlukan tubuh, makan sebelum olahraga ternyata juga memiliki efek yang buruk. Mengonsumsi makanan sebelum melakukan olahraga dapat menyebabkan gangguan pencernaan, kram perut atau mual.

Disarankan sebelum olahraga untuk memilih makanan-makanan yang mudah dicerna sekitar tiga jam sebelum memulai olahraga. Misalnya konsumsi bubur dan makanan lunak lainnya untuk tetap mempertahankan energi selama dan meningkatkan kualitas pelatihan olahraga.

Jika tujuan yang ingin dicapai dari olahraga untuk membentuk kekuatan dan otot, makanan lain yang sebaiknya dikonsumsi sebelum olahraga adalah sumber protein.

Protein dapat meningkatkan respon pemulihan secara keseluruhan untuk tubuh. Asam amino esensial dari protein akan membantu pemulihan dan membantu menyiapkan energi untuk olahraga yang intensif.

2. Setelah Olahraga

Tired female athlete drinking fresh water while resting from exercising class in a health club.

Hasil penelitian lain menunjukan sisi yang berlawanan. Olahraga yang dilakukan dengan kondisi perut yang masih kosong dikatakan dapat membakar lemak lebih banyak karena akan membakar cadangan lemak yang ada pada tubuh.

Pembakaran cadangan lemak tidak hanya berarti menurunkan berat badan, tetapi juga dapat mengoptimalkan bahan bakar yang dimiliki tubuh. Misalnya pada peserta lari jarak jauh, makan setelah olahraga akan memperlambat rasa lelah. Olahraga sebelum makan juga bisa memberikan manfaat pada kesehatan terutama menaikkan kadar gula darah dan regulasi hormon.

Manfaat konsumsi karbohidrat setelah berolahraga dapat mengembalikan glikogen pada otot. Tak hanya terkait pada kemampuan saat olahraga, asupan karbohidrat akan dengan cepat memulihkan otot sehingga kinerja otot akan kembali efektif dengan cepat.

Penelitian juga menunjukkan bahwa makan segera setelah olahraga dapat membantu memaksimalkan pemulihan. Asupan karbohidrat yang dikonsumsi selama fase pemulihan dalam 2 hingga 6 jam dapat menentukan kesiapan tubuh untuk berolahraga lagi dalam waktu 8 jam setelahnya.

Tetapi ada juga sejumlah bukti yang menunjukkan pentingnya asupan protein selama pemulihan dari olahraga. Baik untuk memaksimalkan pertumbuhan otot, dan mendukung pengisian glikogen. Penelitian juga menunjukkan bahwa jika olahraga dilakukan sebelum makan, maka mengonsumsi makanan protein sebelum tidur juga dapat membantu pemulihan yang mengarah ke pertumbuhan otot.

3. Sebelum dan Setelah Olahraga

Kesalahan Hidrasi Tubuh

Dalam hal pelatihan resistensi seperti angkat beban, penelitian menunjukkan mengkonsumsi karbohidrat, protein, dan kreatinin sesaat sebelum dan sesudah pelatihan memberikan peningkatan massa otot dan kekuatan yang lebih baik.

Makan setelah berolahraga penting untuk membangun otot dan memulihkan tubuh ada jeda latihan. Makan sebelum berolahraga mungkin sama pentingnya bagi yang melakukan latihan yang lebih keras dan berdurasi lebih lama. Tetapi pada prinsipnya, penting untuk memastikan tubuh cukup asupan karbohidrat, protein, dan nutrisi lainnya selama berolahraga. Meski semuanya bergantung pada berbagai hal.

Sumber : https://food.detik.com/info-sehat/d-5289022/makan-sebelum-olahraga-atau-sesudah-mana-lebih-efektif/

You may also like

Leave a Comment