Pria Ini Mencoba Jalan 100.000 Langkah Sehari, Bagaimana Hasilnya?

by joe han
0 comment

KOMPAS.com – Demi gaya hidup yang aktif dan sehat, kita disarankan berjalan 10.000 langkah setiap harinya. Namun, YouTuber Mark Fischbach yang dikenal dengan akun Markiplier-nya, ingin mencoba melakukan target langkah yang lebih tinggi. Dalam sebuah video, Mark menceritakan pengalamannya mencoba 100.000 langkah setiap hari. Walau tak punya alasan khusus melakukannya, baik itu karena terkurung di masa pandemi atau untuk alasan kebugaran, namun Mark tetap melakukannya. Bagaimana hasilnya? “Sebelum memulainya aku sangat tidak melakukan persiapan untuk menyelesaikannya, dan kegilaan dari apa yang aku coba lakukan di awal mulanya,” kata Mark dalam videonya. Hingga berita ini ditulis, video tersebut sudah ditonton lebih dari 2,2 juta pengguna YouTube . Mark memulainya dengan langkah yang cukup cepat dan berhasil mencapai angka 10.000 pada jam 09.00. Namun, target 100.000 masih sangat jauh. Ia kemudian memutuskan untuk terus bergerak, termasuk dalam melakukan segala aktivitas hariannya.

“Aku selalu menambahkan langkah di mana pun aku bisa, apa pun yang kulakukan, aku selalu bergerak,” katanya. Di titik itu, Mark mulai merasakan perubahan psikologis, bahwa selama ini dirinya memang menjalani kehidupan yang sangat statis dan kurang gerak (sedentari). Ia pun mencoba untuk mengubahnya. Praktiknya, berusaha tetap mobile setiap saat tidak selalu ideal. Misalnya, mencoba terus bergerak ketika memasak dan makan menyebabkan lebih banyak kekacauan daripada hal positif.

Namun, kebiasaan baru tersebut membuatnya mendapatkan keuntungan. Mark bahkan tidak ingat kapan terakhir kali menjalani hari yang produktif.

Kalori terbakar

Salah satu hal yang tidak diperhitungkannya adalah berapa banyak kalori yang terbakar dengan melakukan kebiasaan baru tersebut. “Kau tidak melakukan banyak pekerjaan, tetapi ketika kau melakukannya ( jalan kaki) sepanjang hari, kau dapat membakar banyak sekali kalori,” katanya. Dalam perhitungannya, Mark berada di jalur yang tepat untuk membakar sekitar 4.500 kalori jika mencapai 100.000 langkah.

Karena cuaca yang buruk, Mark terpaksa berjalan di dalam ruangan. Sayangnya, 60.000 langkah saja sudah “membunuh” salah satu kakinya. Meski begitu, Mark terus berjalan hingga target kebugarannya terus meningkat. Hanya saja, seiring berjalannya hari, target tersebut menjadi hal yang membosankan baginya.

Hingga ketika berhasil mencapai angka 70.000 langkah, Mark membuat sebuah kesalahan besar, yakni memutuskan untuk beristirahat dan berbaring sejenak. Namun, saat hendak bangkit ia justru merasa otot-otot kakinya benar-benar tidak bisa digerakkan, dan pada akhirnya tantangan itu berakhir begitu saja. “Aku tidak merasakan apapun dari lutut ke bawah. Kakiku sakit sekali, bahkan tidak bisa melompat,” ungkapnya dalam video.

Sambil tertawa, Mark merasa dirinya begitu konyol karena setelah itu tidak bisa berjalan bahkan untuk mengambil kue di dapur. Meski begitu, menjalani tantangan ini memberinya pesan moral bahwa setiap orang sebetulnya terkadang memiliki kesempatan untuk mencoba, bahkan untuk mencoba hal konyol. Meski targetnya tidak tercapai, namun Mark tidak menyesal. Ia mengakui senang mencoba tantangan yang bahkan dirinya sendiri tahu tak akan sanggup menyelesaikan tantangan tersebut. “Satu-satunya penyesalanku adalah tidak berhenti di langkah ke 69.420,” ujarnya bercanda. Pada praktiknya, ia memang kerap menemukan jam tangannya tidak selalu mampu menghitung langkah dengan akurat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Pria Ini Mencoba Jalan 100.000 Langkah Sehari, Bagaimana Hasilnya?”, Klik untuk baca: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/08/18/101516020/pria-ini-mencoba-jalan-100000-langkah-sehari-bagaimana-hasilnya?page=all#page2.
Penulis : Nabilla Tashandra
Editor : Lusia Kus Anna

You may also like

Leave a Comment