Selain Hormon, Ini 6 Penyebab Jerawat Muncul

by joe han
0 comment

KOMPAS.com – Umumnya, orang-orang mulai mengalami kulit berjerawat ketika masa pubertas. Jerawat biasanya muncul pada remaja dan dewasa muda dari usia 12 hingga 24. Meski demikian, menurut American Academy of Dermatology pada sebagian orang jerawat masih mungkin muncul pada mereka yang berusia 30-an dan 40-an.

Bagi beberapa orang, jerawat adalah hal sepele. Tapi, bagi sebagian orang lainnya jerawat bisa memengaruhi seseorang secara emosional – yang biasanya mengarah pada rendahnya harga diri.

Selain hormon, ada beberapa hal lain yang menyebabkan kulit berjerawat. Penting bagi kamu untuk mengetahui penyebabnya, agar bisa menghilangkan jerawat dengan cara yang tepat.

1. Adanya Masalah Kesehatan Lain

Ketika orang melihat jerawat tumbuh di wajah, mereka kemungkinan akan mencari perawatan yang hanya menargetkan untuk menghilangkan jerawat. Tetapi dalam beberapa kasus, mengobati jerawat tidak akan menghilangkannya sepenuhnya. Yang perlu diperhatikan jika ini terjadi adalah, bisa jadi ada masalah kesehatan lain yang menyebabkan jerawat, termasuk stres. Temui dokter untuk mengetahui akar penyebabnya, sebelum melakukan perawatan jerawat. Menemukan sumbernya akan membantu mengatasi masalah kulit dengan lebih baik.

2. Perawatan Kulit Juga Dapat Merusak

Banyak orang berinvestasi dalam produk kecantikan demi mempertahankan kulit yang terlihat cantik dan sehat. Sayangnya, produk perawatan kulit juga dapat merusak kulit. Misalnya, terlalu sering menggunakan produk yang menghilangkan minyak dari kulit dengan harapan dapat mencegah jerawat, tapi sebenarnya hal tersebut justru bisa memicu timbulnya jerawat dan membuat kulit menjadi kering. Ini karena, minyak pada kulit mendukung mikroorganisme yang bermanfaat membuat kulit bersih.

3. Masalah Pencernaan

Seperti yang dikatakan sebelumnya, adanya kemungkinan masalah kesehatan lain yang menimbulkan jerawat. Salah satu penyebab utama kondisi kulit berjerawat adalah kesehatan usus yang terganggu. Konsumsi gula yang tinggi dapat menyebabkan ketidakseimbangan usus, yang kemudian menyebabkan kulit berjerawat.

4. Efek Samping Antibiotik

Minum antibiotik sebagai pengobatan untuk menghilangka jerawat, justru dapat menyebabkan masalah kulit yang lebih buruk, ketimbang membantu mengatasi masalah kulit. Ini karena, antibiotik dapat mengganggu usus dan microbiome penting yang melindungi kulit.

5. Produk susu

Satu studi menemukan bahwa produk susu, seperti susu skim, dapat berkontribusi pada jerawat, terutama bagi remaja. Produk tersebut terbukti dapat menyebabkan kelebihan hormon pada kulit.

6. Kurang Minum

Hidrasi dapat membantu menjaga kulit lebih sehat. Meski tampak sepele, nyatanya banyak orang seringkali tak memenuhi kebutuhan asupan cairan per hari. Minum air dalam jumlah yang tepat akan membantu memelihara sistem kemih berfungsi dengan baik, yang berarti akan menghilangkan limbah atau racun di dalam tubuh. Jika limbah terjebak di dalam tubuh, maka akan muncul berbagai risiko masalah kesehatan, termasuk kulit berjerawat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Selain Hormon, Ini 6 Penyebab Jerawat Muncul”, https://lifestyle.kompas.com/read/2020/07/23/235828520/selain-hormon-ini-6-penyebab-jerawat-muncul?page=all#page2.

Editor : Bestari Kumala Dewi

You may also like

Leave a Comment